BOPM Wacana

Teruntuk Ayah

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Sri Wahyuni Fatmawati P

Ayah, apa kabar?

Terimalahsalam dariku

Anakmu yang hilang sedari dulu.

Ayah,

Kata mereka kau meninggalkanku

Kata mereka kau juga pergi meninggalkan Ibu.

Ayah,

Tak pernahkah kau berandai aku ingin merangkulmu manja?

Tak pernahkah kau berandai aku ingin bercanda tawa?

Tak pernahkah kau berandai aku ingin membuatmu tersenyum bangga?

Ayah,

Kata mereka kau tak pernah peduli padaku,

Kata mereka kau tak pernah berusaha mencariku,

Ayah,

Tak pernahkah kau berpikir bagaimana aku dapat tumbuh dewasa tanpamu?

Aku juga ingin berbagi cerita,

Bagaimana sekolahku,

Bagaimana guru-guruku,

Juga bagaimana pacar pertamaku.

Ayah,

Aku pernah sangat membencimu,

Juga pernah sangat merindukanmu,

Dan aku berterima kasih padamu.

Karenamu aku tahu bagaimana tumbuh dewasa dengan sendirinya,

Karenamu aku jadi lebih kuat daripada mereka.

Karenamu aku ingin buktikan,

Kau akan menyesal karena pernah menyia-nyiakanku.

14/03/13

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).