
Oleh: Kenny Irenius Surbakti
USU, wacana.org – Teater O mengadakan pertunjukan drama bertajuk “Sidang” yang berkolaborasi bersama Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia (Sasindo) dan Keluarga Bahasa dan Sastra Indonesia (KBSI) Universitas Sumatera Utara (USU). Gelaran ini berlangsung di Gedung Pagelaran Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Selasa (19/5/2026).
Ketua Teater O, Iwan Wahyudi Zai, mengatakan tujuan dilaksanakannya pertunjukan drama ini ialah untuk mengembalikan nama Teater O serta kembali menghibur banyak orang. “Setelah redupnya Teater O pada masa Covid-19, kiranya dapat kembali setara dengan namanya yang dulu, bahkan menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Iwan menyebut cerita pementasan ini dimulai dengan Zeus yang datang ke Asgard untuk menyelesaikan masalah kekeringan di negerinya. “Tetapi tujuan Zeus berubah setelah bertemu dengan Freya, dewi tercantik di seluruh Nordik. Ambisi buruknya kemudian memicu konflik besar hingga mengguncang empat dunia dan melahirkan sidang lintas dewa,” jelasnya.
Iwan juga mengaku merasa puas dengan penampilan para anggota meskipun persiapan dilakukan dalam waktu singkat. “Persiapan pertunjukan drama ini dilakukan kurang dari satu bulan karena pertunjukan ini merupakan ajakan kolaborasi,” tuturnya.
Salah satu penonton, mahasiswa Ilmu Hukum USU 2024, Olivia Stephany Purba, membagikan pengalamannya saat menyaksikan drama tersebut. “Selain karena mengangkat mitologi Yunani, drama ini juga menarik karena diselingi humor, sehingga penampilan selama satu jam tidak terasa karena cerita mengalir dengan baik,” ucapnya.



