BOPM Wacana

TASPEN Goes to Campus di USU, Bahas Pentingnya Mengelola Keuangan Sejak Dini

Dark Mode | Moda Gelap
Sesi dokumentasi jajaran pimpinan PT TASPEN (Persero), OJK Sumut, narasumber, dan civitas akademika USU dalam kegiatan TASPEN Goes to Campus di Auditorium USU, Rabu (16/9/2026). | Putri Salwa Assyifa

Oleh: Putri Salwa Assyifa

USU, wacana.org – PT TASPEN (Persero) menyelenggarakan acara TASPEN Goes to Campus di Universitas Sumatera Utara (USU) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Bulan Dana Pensiun 2026 dengan tema “Financial Well-Being: Ngerti Duit, Nggak Auto Pelit”. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan TASPEN, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), serta civitas akademika USU di Auditorium USU, Rabu (16/9/2026).

Dalam sambutannya, Direktur Operasional PT TASPEN, Tribuna Phitera Djaja, menyampaikan pentingnya peran mahasiswa untuk mulai belajar mengelola dana sejak dini. “Ketika usia 60 tahun kita sudah tidak bisa berkreasi lagi. Di sinilah fungsi dari adik-adik mahasiswa, nanti ketika memasuki usia kerja sudah me-manage, me-maintain keuangan untuk memikirkan masa tua. Masa depan yang sejahtera dibangun melalui persiapan yang dilakukan sejak dini,” tuturnya.

Tribuna juga menambahkan bahwa PT TASPEN (Persero) dan USU resmi membangun kemitraan untuk meningkatkan sinergi antara dunia industri dan akademisi. “Melalui kemitraan ini TASPEN dan USU bisa saling menguatkan, memanfaatkan pengetahuan dan sumber daya serta inovasi dari keahlian masing-masing dalam bidang pendidikan. TASPEN juga membuka program tertentu yang dilaksanakan oleh TASPEN dalam bentuk penelitian dan pemberdayaan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Yusri selaku Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Perlindungan Konsumen dan LMSt OJK Provinsi Sumut menyoroti data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2025 yang menunjukkan angka literasi keuangan di sektor pensiun masih sangat rendah. “Hasil SNLIK tahun 2025 menunjukkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat mengenai dana pensiun masih sangat rendah, yakni hanya mencapai 27,79%,” ujarnya.

Kemudian, kata sambutan dari Rektor USU yang diwakili oleh Himsar Ambarita (Wakil Rektor III USU) mengimbau mahasiswa untuk menyimak materi dengan serius sebagai bekal krusial saat mereka masuk ke dunia kerja. “Bagi mahasiswa, silakan diperhatikan materinya dengan baik. Selain menjadi kajian dalam menyiapkan masa depan, juga mempersiapkan kehidupan adik-adik nanti pada saat setelah kerja menjelang pensiun,” ungkapnya.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi edukasi keuangan oleh Ketua DPW Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Sumut, Fadhullah, dan CEO and Lead Financial Trainer QM Financial, Ligwina Hananto. Kemudian, acara ini dimeriahkan dengan berbagai sesi interaktif dan tanya jawab. Puncak acara ditutup dengan pemberian doorprize bagi mahasiswa yang terpilih melalui undian.

Salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi stambuk 2025 yang mengikuti sosialisasi, Fadhly Ahmad, menilai kegiatan tersebut bermanfaat bagi mahasiswa agar bisa mengatur keuangan. “Menurut saya, acara ini sangat bermanfaat sekali. Apalagi saya sudah memasuki dunia konten kreator, jadi tahu tips bagaimana cara mahasiswa sejak dini bisa mengatur finansial,” ujarnya.

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).

Pentingnya Mempersiapkan CV Bagi Mahasiswa | Podcast Wacana #Eps4

AYO DUKUNG BOPM WACANA!

 

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan media yang dikelola secara mandiri oleh mahasiswa USU.
Mari dukung independensi Pers Mahasiswa dengan berdonasi melalui cara pindai/tekan kode QR di atas!

*Mulai dengan minimal Rp10 ribu, Kamu telah berkontribusi pada gerakan kemandirian Pers Mahasiswa.

*Sekilas tentang BOPM Wacana dapat Kamu lihat pada laman "Tentang Kami" di situs ini.

*Seluruh donasi akan dimanfaatkan guna menunjang kerja-kerja jurnalisme publik BOPM Wacana.

#PersMahasiswaBukanHumasKampus