BOPM Wacana

Somal Tolak Peraturan Jam Malam Mahasiswa Dibatasi

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Rizky Adrian

BOPM WACANA – Solidaritas Mahasiswa Melawan (SOMAL) menolak diberlakukannya batasan jam malam mahasiswa. Sebab peraturan ini dinilai mengurangi kegiatan mahasiswa seperti diskusi. “Mahasiswa dilarang berkreasi dan berekspresi oleh rektornya sendiri,” ungkap Ivo Purba, Hubungan Masyarakat SOMAL, di depan Biro Rektor, Jumat (24/2).

Ivo menjelaskan, diberlakukannya peraturan jam malam kepada mahasiswa program S-1 untuk tidak beraktivitas di lingkungan kampus setelah pukul 19.00 WIB membatasi mahasiswa berkarya. “Apa salah kita—mahasiswa—mengembangkan suatu kreativitas di dalam kampus,” tukasnya.

Kepala Hubungan Masyarakat USU Bisru Hafi mengatakan, peraturan rektor mengenai jam malam bertujuan untuk mencegah tindakan pencurian yang dilakukan oleh oknum tak terduga. Tidak ada tujuan untuk membatasi mahasiswa dalam hal berekspresi, berkreasi dan mengembangkan kreativitas. “Nantinya akan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu untuk kebijakan ini, butuh waktu pimpinan untuk turun ke setiap fakultas,” ujarnya.

Ivo berharap ada ruang diskusi bersama mahasiswa sebelum kebijakan rektor tentang jam malam ini diberlakukan. “Perlu adanya dialektika untuk membicarakan suatu kebijakan baru di kalangan USU yang melibatkan mahasiswa,” tutup Ivo.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).