BOPM Wacana

SNA 2015 Bahas Masyarakat Ekonomi ASEAN

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Tantry Ika Adriati

Panitia Simposium Nasional Akutansi (SNA) 2015 menyumbangkan sebuah lagu pada penutupan acara, Jumat (18/9). Lebih dari 800 peserta dari seluruh universitas di Indonesia mengikuti SNa 2015. | Vainisof Kristin Manalu
Panitia Simposium Nasional Akuntansi (SNA) 2015 menyumbangkan sebuah lagu pada penutupan acara, Jumat (18/9). Lebih dari 800 peserta dari seluruh universitas di Indonesia mengikuti SNA 2015. | Vainisof Kristin Manalu

BOPM WACANA Simposium Nasional Akuntansi (SNA) 2015 ke-18 tahun ini mengambil tema “Peluang dan Tantangan ASEAN Economic Community (AEC) terhadap Profesi Akuntan di Indonesia”. Hotmal Jafar, Sekretaris Panitia SNA 2015 mengatakan tema ini diambil sebab Indonesia akan menghadapi AEC atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2016, sehingga perlunya strategi agar profesi akuntan Indonesia bisa bersaing dengan profesi akuntan negara lain. “Kita juga harus siap-siap,” katanya, Jumat (18/9).

Pembahasan MEA ini terlihat dari seminar mengenai strategi pemerintah menghadapi MEA dalam profesi akuntan Indonesia yang diisi oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Penididikan Tinggi Prof Mohamad Nasir, serta diskusi panel yang dihadiri oleh anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Prof Ilya Avianti dan Koordinator KKNI DIKTI & Harmonisasi MEA ASEAN Megawati Santoso.

SNA ini diikuti oleh dosen S-1, S-2, dan S-3 dari seluruh Indonesia, serta beberapa mahasiswa yang mempunyai penelitian. “Ada sekitar 885 peserta dari berbagai universitas di Indonesia,” ujar Hotmal. Hotmal tambahkan tujuan akhir SNA ini untuk memperbaiki jasa-jasa profesi akuntan yang ada di Indonesia.

Sofia Angelina, Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis 2013 apresiasi tema SNA 2015 mengenai MEA. Menurutnya dengan adanya SNA mahasiswa bisa jadi lebih tahu bagaimana cara berkompetisi dengan profesi akuntan dari luar negeri. Ia berharap SNA 2015 dapat membawa perubahan yang lebih baik bagi profesi akuntan di Indonesia, terutama mahasiswa.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).