BOPM Wacana

Prof Runtung: Daya Tampung SBMPTN dan UMB-PT Ditambah

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Suratman

 Sumber: Istimewa
Sumber: Istimewa

BOPM WACANA | Rektor USU Prof Runtung Sitepu melakukan penambahan jumlah daya tampung mahasiswa baru USU untuk jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi (UMB-PT) 2016. Sebab saat ditinjau kembali di Jakarta oleh tim seleksi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan SBMPTN pusat, ternyata daya tampung USU menurun sebanyak 2000 orang dari tahun lalu. “Jadi, kami (USU—red) mengajukan penambahan daya tampung ke pusat,” ujar Prof Runtung dalam temu pers di Ruang Senat Gedung BPA Biro Rektor USU, Selasa (28/6).

Prof Runtung mengatakan, jumlah kuota yang ditambah sejumlah 7.065 dari yang semula saat SNMPTN hanya 5.795. Pasalnya, ada kekosongan sebanyak 161 orang yang telah lulus jalur SNMPTN yang tidak mendaftar ulang.

Selain itu, Prof Runtung menjelaskan banyak program studi yang memiliki dosen, sarana, dan prasarana yang mencukupi untuk menambah daya tampung, tetapi mahasiswa yang diterima sedikit. Seperti Prodi Managemen, Akuntansi, dan Ekonomi Pembangunan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang hanya menerima empat puluh orang saja.

Prof Runtung menambahkan, penambahan daya tampung ini tidak berlaku untuk kuota SNMPTN, sebab prosesnya sendiri sudah terlalu jauh sampai saat ini. “Jadi, 40% kuota SNMPTN harus tunduk kepada kuota yang diajukan oleh Rektor sebelumnya” tuturnya. Pun kuota yang tidak terpenuhi di SNMPTN akan ditambahkan ke SBMPTN sebab biaya uang kuliah tunggalnya juga tidak mahal.

Menanggapi hal ini, Ina Kurniawati H mahasiswa baru yang lulus SBMPTN jurusan Managemen merasa senang. Sebab penambahan kuota tersebut akan sangat membantu karena membuka kesempatan lebih besar. “Ini langkah yang cukup bagus, kalau bisa dilanjutkan sampai tahun berikutnya,” ujarnya.

Terakhir, Prof Runtung mengatakan jika nantinya setelah dilakukan penjumlahan kekosongan pada SNMPTN dan SBMPTN tidak terpenuhi, maka dialokasikan ke kuota UMB-PT.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).