BOPM Wacana

Presma-Wapresma Lantik Kabinet Pema USU

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Anggun Dwi Nursitha

Presma Brilian Amial Rasyid membacakan SK pelantikan kabinet Pema USU pada Sabtu (11/10) di Gelanggang Mahasiswa. | Yulien Lovenny Ester G
Presma Brilian Amial Rasyid membacakan SK pelantikan kabinet Pema USU pada Sabtu (11/10) di Gelanggang Mahasiswa. | Yulien Lovenny Ester G

BOPM WACANA — Presiden-Wakil Presiden Mahasiswa USU Brilian Amial Rasyid-Abdul Rahim lantik Kabinet Aspiratif dan Kontributif Pemerintahan Mahasiswa (Pema) USU 2014/2015 di Gedung Gelanggang Mahasiswa, Sabtu, 11 Oktober. Kabinet itu terdiri dari sebelas kementerian. Pelantikan ini dilakukan untuk jalankan Pema USU setelah Brilian-Abdul Rahim dilantik sebagai Presiden Mahasiswa.

Sebelas kementerian tersebut yakni Kementerian Pengembangan Sumber Daya Masyarakat (PSDM), Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negri, Kementerian Sosial dan Masyarakat, Kementerian Kewirausahaan, Kementrian Kebijakan Publik, Kementerian Politik Hukum dan HAM, Kementerian Pendidikan dan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Kesehatan dan Pemberdayaan Perempuan serta Kementerian Minat dan Bakat.

Brilian berharap ia dan kabinetnya dapat bersama-sama merintis Pema USU yang sempat vakum. Selain itu ia juga berharap Pema USU jadi pusat pergerakan mahasiswa. Hal ini dilakukan untuk mendekatkan diri kepada mahasiswa dan membangun kepercayaan mahasiswa pada Pema USU.

Oleh karena itu, untuk jalankan Pema USU, setiap kementerian telah membuat rancangan program unggulan masing-masing sebeluum kabinet ini dilantik. Brilian bilang dengan program unggulan itu dapat membantu kinerja kabinet. “Jadi jelas apa yang akan dilakukan dari tiap bagian selama mereka menjabat,” jelasnya.Contohnya, Kementerian PSDM membuat program unggulan berupa pelatihan kepemimpinan mahasiswa.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).