BOPM Wacana

P3CR Batasi Mahasiswa Hadiri Pemaparan Progja Bakal Calon Rektor

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh : Nurmazaya Hardika Putri

Ketua MWA Prof Todung Mulya Lubis saat konferensi pers mengumumkan nama-nama bakal calon rektor di Ruang MWA, Rabu (13/1).
Ketua MWA Prof Todung Mulya Lubis saat konferensi pers mengumumkan nama-nama bakal calon rektor di Ruang MWA, Rabu (13/1).

BOPM WACANA | Sekretaris Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor (P3CR) Luhut Sihombing katakan jumlah mahasiswa yang akan datang mengikuti Pemaparan Program Kerja Bakal Calon Rektor dibatasi sepuluh mahasiswa per fakultas. Hal ini menimbang USU memiliki empat belas fakultas yang masing-masing akan diwakili pemerintahan mahasiswa (pema). Demikian disampaikan Luhut di Ruang MWA, Jumat (15/1).

Luhut mengatakan P3CR sudah kirimkan undangan pada 14 Januari kepada setiap pema fakultas untuk menghadiri pemaparan program kerja pada Senin, 18 Januari mendatang. Selanjutnya, mahasiswa yang ingin ikut dapat langsung berkoordinasi dengan pema fakultas.

Dalam acara tersebut, mahasiswa dapat bertanya pada kedelapan bakal calon rektor. Sebab panitia memberikan waktu selama 25 menit untuk bakal calon rektor memaparkan program kerjanya dan bertanya jawab.

Gubernur Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Jefri Wanda bilang telah menerima undangan tersebut Kamis, 14 Januari lalu. Ia langsung menyampaikan undangan tersebut kepada organisasi di FISIP seperti Font Mahasiswa Nasional dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia. “Undangannya memang untuk sepuluh orang. Dari pema sendiri saya pasti datang. Saya mau sampaikan aspirasi mahasiswa,” tegasnya.

Menanggapi hal ini, Mahasiswa FISIP 2013 Janter Ronald Purba katakan seharusnya jumlah mahasiswa tidak perlu dibatasi. Namun karena waktu pemaparan program kerja tersebut sudah dekat, ia berharap perwakilan pema fakultas mampu menampung aspirasi mahasiswa. “Gimana pun mahasiswa juga sudah rindu rektor baru,” tutupnya.

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).