BOPM Wacana

Mahasiswa Ilmu Komputer USU, Aryadefa, Lolos Clash of Champions Season 3

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Dinar Fazira Fitri

USU, wacana.org – Muhammad Aryadefa, yang merupakan mahasiswa Ilmu Komputer angkatan 2024, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknik Informasi (Fasilkom-TI) Universitas Sumatera Utara (USU), terpilih menjadi peserta Clash of Champions (CoC) Season 3. Kabar ini telah dibagikan lewat akun Instagram pribadinya, pada Minggu (20/6/2026).

Aryadefa, yang akrab dipanggil Ardef, saat diwawancarai pada Senin (22/6/2026), mengatakan bahwa dirinya memang telah mengikuti tayangan CoC sejak season pertama. “Menonton acara tersebut benar-benar menumbuhkan motivasi belajar saya secara personal. Dari situ, saya terdorong ingin suatu saat menjadi bagian dari cast, sehingga saya juga bisa memotivasi dan menginspirasi orang-orang di sekitar saya,” ungkapnya.

Clash of Champions merupakan program besutan Ruang Guru yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia untuk berkompetisi memecahkan tantangan tiap babaknya. Ardef sempat tidak menyangka bisa lolos menjadi peserta karena melihat ketatnya seleksi program ini. “Jujur, perasaan pertama kali pasti sangat kaget, senang, dan bersyukur luar biasa. Ini benar-benar rezeki dan kesempatan emas buat saya,” ucap Ardef.

Persiapan paling utama yang dilakukan, yaitu mengumpulkan dan merapikan dokumentasi prestasi, Curriculum Vitae (CV), serta portofolio sertifikat prestasi untuk menunjang pendaftaran. “Tahap yang paling menantang justru ada di seleksi awal, yaitu seleksi administrasi. Di tahap itu kita langsung berhadapan dan bersaing secara blind dengan ribuan pendaftar lain dari seluruh Indonesia, sehingga kita harus bisa menonjolkan value diri kita hanya dari profil berkas,” jelas Ardef.

Ia merasa kesempatan ini mempertemukannya dengan orang-orang baru yang hebat dan menginspirasi. Pertemuan dengan peserta lain, lanjut Ardef, justru menjadi tamparan positif yang mengajarkannya untuk tidak pernah sombong, tidak meninggi, dan harus selalu rendah hati untuk terus belajar.

“Walaupun di dalam arena kami harus adu mekanik, tapi di luar arena kami semua seru-seruan bareng dan ternyata sangat sefrekuensi. Padahal baru kenal, tapi rasanya langsung dekat. Lingkungannya sangat suportif untuk saling improve diri satu sama lain, membuat saya bisa terus menyerap hal-hal baik,” imbuhnya.

Kabar ini turut disambut senang dan bangga oleh teman-teman kuliahnya serta dosen yang melihatnya tampil sebagai perwakilan dari USU. Ardef berharap partisipasi ini bisa memberi dorongan motivasi untuk mahasiswa USU lainnya. “Berani mulai saja dulu! Saya juga berharap, panggung-panggung nasional seperti ini ke depannya akan terus diisi oleh lebih banyak lagi talenta-talenta hebat dari USU,” tutur Ardef.

Mengapresiasi hal ini, mahasiswa Ilmu Psikologi stambuk 2025, Sophia Tambunan, turut merasa kagum dan bangga dengan kembali hadirnya perwakilan USU di CoC tahun ini. “Seperti yang kita tahu, seleksi menjadi peserta itu sangat sulit dan selektif. Jadi, sangat mendukung bang Ardef agar bisa menjalani kompetisi dengan baik. Semoga dengan ini, mahasiswa USU juga semakin termotivasi untuk membawa nama kampus kita di ajang-ajang nasional lainnya,” tanggap Sophia.

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).

Pentingnya Mempersiapkan CV Bagi Mahasiswa | Podcast Wacana #Eps4

AYO DUKUNG BOPM WACANA!

 

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan media yang dikelola secara mandiri oleh mahasiswa USU.
Mari dukung independensi Pers Mahasiswa dengan berdonasi melalui cara pindai/tekan kode QR di atas!

*Mulai dengan minimal Rp10 ribu, Kamu telah berkontribusi pada gerakan kemandirian Pers Mahasiswa.

*Sekilas tentang BOPM Wacana dapat Kamu lihat pada laman "Tentang Kami" di situs ini.

*Seluruh donasi akan dimanfaatkan guna menunjang kerja-kerja jurnalisme publik BOPM Wacana.

#PersMahasiswaBukanHumasKampus