BOPM Wacana

KPU FISIP Tak Masalahkan Satu Surat Suara Hilang

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Lazuardi Pratama

Beberapa anggota KPU FISIP menyegel kotak suara dan disaksikan oleh saksi dari masing-masing KAM yang berpartisipasi dalam pemira FISIP dan saksi dari masing-masing cagub-cawagub, Kamis (11/12) di TPS samping gedung dekanat FISIP. | Amanda Hidayat
Beberapa anggota KPU FISIP menyegel kotak suara dan disaksikan oleh saksi dari masing-masing KAM yang berpartisipasi dalam pemira FISIP dan saksi dari masing-masing cagub-cawagub, Kamis (11/12) di TPS samping gedung dekanat FISIP. | Amanda Hidayat

BOPM WACANA | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) tidak memasalahkan satu suara hilang pada Pemilihan Umum Raya (Pemira) FISIP untuk pemilihan calon gubernur-wakil gubernur. Ketua KPU FISIP M Fadhlan Nasution mengatakan surat suara tersebut tidak berpengaruh pada hasil pemira. “Jaraknya cukup signifikan,” ujarnya, Selasa (16/12).

Selain itu, kehilangan tersebut adalah hal yang tidak bisa diprediksi pihaknya. Menurutnya wajar saja jika ada surat suara yang hilang, karena jumlah pemilih cukup banyak pada pemira lalu. “Kan bisa saja surat suaranya dikantongi,” kata Fadlan. Namun ia mengaku ini merupakan kesalahan KPU FISIP karena tidak mampu mengantisipasi kehilangan.

Fadhlan juga mengklaim semua pihak peserta pemira sudah menerima kehilangan surat suara tersebut. “Satu suara memang pengaruh, tapi dalam kasus ini enggak,” katanya.

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat FISIP Iil Askar Mondza juga juga tidak masalahkan hal tersebut. Ia mengatakan dalam Tata Laksana Ormawa, kehilangan surat suara di bawah 0,5 persen dari total suara dapat ditoleransi. “Kalau lebih bisa digugat,” tandasnya.

Sebelumnya, pasangan nomor urut tiga Jeffri Wanda-Wiro Oktavianus Ginting memenangkan Pemira FISIP dengan 876 suara. Menyusul di belakangnya pasangan nomor urut dua Mujahid Widian Saragih-Fritz Octo Saragih  dengan 740 suara dan terakhir pasangan nomor urut tiga Christian Perdana Pakpahan-Tomy Tamba dengan 397 suara. Total pemilih adalah 2033, namun yang terhitung hanya 2032.

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).

Pentingnya Mempersiapkan CV Bagi Mahasiswa | Podcast Wacana #Eps4