
WARTAWACANA – Kelompok mahasiswa proyek Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Disabilitas 8 Universitas Sumatera Utara (USU), yang diberi nama Peduli Disabilitas (Pelitas) mengadakan permainan edukatif di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Medan, Sabtu (22/10/2025).
Kelompok Disabilitas 8 USU terdiri dari 21 mahasiswa, dengan Grace Octavia Lorenzya Br. Marbun sebagai ketua kelompok. Proyek MKWK ini didampingi oleh Suradi, S.Pd. S.Ag., selaku dosen fasilitator dan Kezia Yohanna sebagai mentor. Berjalannya kegiatan juga didukung oleh guru dan tenaga didik di YPAC Medan.
Sekretaris Kelompok, Ana Bella, menjelaskan bahwa kegiatan dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat positif bagi anak-anak YPAC Medan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak disabilitas YPAC Medan terinspirasi dan menumbuhkan semangat juang untuk bisa hidup dengan baik, di tengah kekurangan yang mereka alami,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan dimulai pada pagi hari dengan senam bersama, lalu dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Kepala Sekolah dan Ketua Kelompok. Berlanjut ke rangkaian permainan, meliputi estafet bola, membuat gelang emosi, hingga membuat cap sidik jari.
Ana, mewakili kelompoknya, turut berharap kegiatan ini dapat memberi dampak positif terhadap perkembangan anak-anak disabilitas. “Terutama dalam membangun keberanian, rasa percaya diri, dan kemampuan bersosialisasi dalam lingkungan yang suportif,” tutupnya.
***
Tulisan ini merupakan publikasi Kelompok Proyek MKWK Disabilitas 8 USU dalam kegiatan di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Medan, yang didampingi oleh Mentor: Kezia Yohanna dan Dosen Fasilitator: Suradi, S.Pd. S.Ag.,



