BOPM Wacana

(Harap)-an dan (Bayar)-an

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Nurhanifah

 

Ini dunia penuh misteri

Kamu bisa merasakan kejutan berkali–kali

 Terpenuhi dan tersakiti dalam satu waktu, berusaha memahami

Bunga gratis belajar menari

Ia bahagia, sampai sulit tidur di malam hari

Tapi ia sakit sekali, selangkangannya terasa perih

Kata gurunya itu hadiah karena dia telah jago menari

Entong disekolahkan tanpa perlu bayaran

Ia gembira, setiap hari mengulang pelajaran ingin meraih impian

Tapi ia takut dilihat polisi, obat itu ia yang mengedarkan

Kata ayah angkatnya itu untuk uang jajan tambahan

 Wati diberi gaji besar sekali

Ia bangga, setiap bulan berbagi pada keluarga di luar negeri

Tapi ia sering sembunyi, badannya memar dilucuti dan dipukuli berkali–kali

Kata majikannya itu latihan agar ia kuat dan tak ada yang menandingi

Rian diberi keluarga yang perhatian

Ia puas, setiap saat terpenuhi dan tercukupi segala kebutuhan

Tapi ia malu pada Tuhan, setiap hari lakukan penipuan

Kata ibunya itu usaha supaya mendapatkan pengakuan

Mereka berteman dengan kesendirian dan ketakutan

Selalu bertanya–tanya mengapa hidup pilihan

Hati nurani tolak lakukan, tapi kebutuhan?

Lantas di mana letak keadilan?

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).