BOPM Wacana

Empat Hari Dirawat, Immanuel Sering Keluhkan Rasa Sakit

Dark Mode | Moda Gelap
Immanuel Silaban, korban pengeroyokan satuan pengamanan USU dirawat di RS Columbia. | Sumber Istimewa

Oleh: Yulia Pransiska

USU, wacana.org/arsip – Empat hari dirawat di Rumah Sakit (RS) Colombia Asia sejak 20 Oktober 2017 lalu, korban pemukulan satpam USU, Immanuel Silaban, sering keluhkan rasa sakit dalam masa kritisnya. Hal ini disampaikan Regina Silaban, adik kandung Immanuel, Senin (23/10) di RS Colombia Asia Medan.

Regina mengatakan awalnya Immanuel masih dapat tidur nyenyak hingga mendengkur. Namun saat ini Immanuel mulai tidak bisa tidur dan kesakitan. Ia juga meminta pulang ke rumah karena tidak nyaman di rumah sakit.

Saat ini, Immanuel tidak tanggap dalam merespons perkataan karena belum sepenuhnya sadar. Dokter menyampaikan keadaan Immanuel dalam masa kritis. “Inilah puncak rasa sakit,” kata Regina menirukan ucapan dokter.

Rambut Immanuel di bagian kiri dipotong untuk memudahkan proses pengobatan di bagian kepala. Kedua tangan dan kaki diikat agar ia tidak terus mencoba melepas infus. Ini merupakan instruksi langsung dari dokter dan telah disetujui oleh pihak keluarga.

Colombus Purba, Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2012 mengatakan bahwa dirinya yakin Immanuel dapat sembuh. “Dia punya tondi (red-roh dalam bahasa Batak) yang aku yakin dia kuat  melawan rasa sakitnya,” ujarnya.

Pun Regina berharap Immanuel dapat sembuh total dan semua masalah selesai. “Saat ini kami fokus dan utamakan kesehatannya,” tutupnya.

Hingga saat ini Regina mengaku belum tahu posisi bagian otak yang terluka. Pihak keluarga mengatakan tidak ada operasi yang akan dilakukan untuk saat ini.

Untuk diketahui, Immanuel dikeroyok dan dibawa belasan satpam USU pada 19 Oktober 2017 malam. Teman-teman Immanuel sempat melakukan aksi mempertanyakan keberadaannya hingga pagi hari ia diketahui berada di RS Bhayangkara Medan. Immanuel lalu dibawa ke RS Columbia untuk perawatan lebih lanjut.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).