
Oleh: Tiara Salsabila Tinambunan
Medan, wacana.org – Gramedia Medan menggelar diskusi buku “Perintah dari Kubur” dalam event Semesta Buku di Gramedia Gajah Mada Medan, Minggu (11/10/2026). Acara ini menghadirkan H. K. Harahap yang akrab disapa Bang Harlen, selaku penulis buku “Perintah dari Kubur”.
Kegiatan dibuka dengan pemaparan sinopsis buku oleh Kornelius, selaku moderator. “Buku ini menceritakan tentang seorang wali kota yang berusaha melakukan negosiasi dengan malaikat saat kematiannya. Bagaimana hasil negosiasi tersebut dan perintah apa yang dia dapatkan dari dalam kubur, akan diceritakan di buku ini,” ucapnya.
Harlen, selaku penulis, mengatakan bahwa buku ini berangkat dari rasa penasarannya terhadap kehidupan setelah kematian, terutama pada orang-orang yang memegang kekuasaan.
“Aku selalu penasaran kematian pejabat itu seperti apa, karena urusan mereka pada kemaslahatan umat. Pada kenyataannya banyak pejabat yang lebih mementingkan apa yang bisa mereka dapatkan dari rakyat daripada apa yang bisa mereka berikan. Jadi bagaimana kira-kira ketika mereka meninggal tidak bisa masuk surga karena rakyat tidak ikhlas telah dizalimi,” tuturnya.
Harlen menambahkan bahwa dari buku ini dia ingin setiap orang melek terhadap hubungan sesama manusia, tidak bisa saling menyakiti dan harus bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukan kepada orang lain.
“Pesan yang ingin aku sampaikan adalah tentang kematian dan tidak jauh dari dosa. Seperti dalam hubungan sosial, ketika kita menyakiti orang lain, jangan minta ampunan ke Tuhan, tapi selesaikanlah kepada orang tersebut,” ucapnya.
Salah satu peserta diskusi, Ainaa Farah Sulaiman, mahasiswa Universitas Negeri Medan, mengaku sangat senang telah mengikuti event ini, dan dapat bertemu langsung dengan penulis buku.
“Acara hari ini seru dan cukup berkesan karena dari awal aku penasaran bagaimana isi cerita buku ini terutama jika dijelaskan langsung oleh penulisnya. Aku tertarik ingin baca karena ada tokoh jailangkung yang menjadi jembatan antara dunia gaib dan dunia nyata yang menurutku cukup unik,” ungkapnya.
*Reporter adalah anggota magang BOPM Wacana 2026.



