BOPM Wacana

Brilian Minta KAM Penggugat KPU Jujur Pada Diri Sendiri

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Nurmazaya Hardika Putri

Presma USU 2014-2015 Brilian Amial Rasyid saat mengukuti pertemuan terbuka bersama Wakil Rektor I di Ruang IMT-GT, Gedung Biro Rektor USU, Senin (16/5). | Maria Patricia Sidabutar
Presma USU 2014-2015 Brilian Amial Rasyid saat mengukuti pertemuan terbuka bersama Wakil Rektor I di Ruang IMT-GT, Gedung Biro Rektor USU, Senin (16/5). | Maria Patricia Sidabutar

BOPM WACANA | Presiden Mahasiswa 2014-2015 Brilian Amial Rasyid meminta empat kelompok aspirasi mahasiswa (KAM) yang menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) USU untuk jujur pada diri sendiri. Keempat KAM tersebut dinilai hanya berusaha mencari kesalahan KPU USU sebab gugatan yang dilayangkan terjadi setelah keempat KAM terlambat mendaftarkan calon presiden mahasiswa (capresma) dan calon wakil presiden mahasiswa (cawapresma) ke KPU USU akhir April lalu. Hal ini disampaikan dalam pertemuan terbuka untuk mencari solusi jelang pemilihan umum raya (pemira) bersama Wakil Rektor I Rosmayati di Ruang IMT-GT, lantai III, Gedung Biro Rektor USU, Senin (16/5).

Brilian menganggap keempat KAM yaitu KAM Erat, KAM Amdal, KAM Nasionalis, dan KAM Madani tidak jujur dengan diri sendiri. “Jangan ada dusta di antara kita. Ingat, kawan-kawan sudah berkomitmen. Teman-teman sepakat untuk sukseskan pemira. Bahkan terutama dengan salah satu KAM kami bersalaman untuk siap menghadapi pemira. Ini pemira untuk kita semua, Bung!” tegas Brilian.

Brilian pun menganggap pemira ini sudah memasuki nuansa politik tak sehat. Sebab hal yang diperdebatkan adalah seputar verifikasi KAM yang ditandatangani bukan oleh ketua KPU USU. Selain itu verifikasi tersebut melibatkan pengumuman capresma dan cawapresma.

Saat keterlambatan itu terjadi, Brilian juga menceritakan salah satu KAM terlambat mengirimkan pesan singkat kepadanya. Pesan itu memberitahukan keterlambatan yang mereka alami dan tidak bertemu satu pun anggota KPU USU di sekretariat. “Kalau KPU tak legal kenapa teman-teman mendaftar KAM? Gagal me-lobby kemudian teman-teman menarik diri dengan mengambinghitamkan pengunduran diri ketua KPU USU,” ujarnya.

Dandi Hutagalung, Ketua Dewan Pertimbangan Pusat KAM Nasionalis tak mengerti maksud Brilian. Menurutnya KAM yang menuntut sedang berupaya memperjuangkan hak-hak mahasiswa untuk mendapat kebenaran tentang proses pemira. “Yang harus dicatat sama kawan-kawan kami tidak menuntut untuk pendaftaran capres dibuka lagi,” tuturnya.

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).

Pentingnya Mempersiapkan CV Bagi Mahasiswa | Podcast Wacana #Eps4