BOPM Wacana

Akibat Dosen, Reakreditasi Teknik Kimia Terhambat

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Lazuardi Pratama

Laboratorium Kimia Fisika Departemen Teknik Kimia FT, Senin(10/3). | Yulien Lovenny Ester G
Laboratorium Kimia Fisika Departemen Teknik Kimia FT, Senin(10/3). | Yulien Lovenny Ester G

BOPM WACANA | Reakreditasi Program Studi (Prodi) S-1 Teknik Kimia terhambat karena borang belum selesai. Belum selesainya borang tersebut karena belum terkumpulnya keseluruhan berkas yang diperlukan dari dosen-dosen pengampu mata kuliah di prodi tersebut. Berkas-berkas tersebut antara lain garis-garis besar program pengajaran (GBPP) dan standar acuan pengajaran (SAP). “Jadi dosen yang susun isi GBPP,” ungkap Irvan, Kepala Departemen Teknik Kimia, Rabu (12/3).

Irvan mengaku lamanya pengumpulan berkas tersebut berawal dari perubahan kurikulum prodinya sejak 2012 lalu. Hal tersebut yang menyebabkan GBPP dan SAP perlu diperbarui dengan format kurikulum baru.

Namun surat keputusan perubahan kurikulum baru keluar di tahun lalu. Sehingga pembaruan GBPP dan SAP harus dapat diselesaikan sebelum masa akreditasi prodinya kedaluwarsa Maret ini. “Karena kita matinya (kedaluwarsa—red) bulan Maret, jadi semestinya di bulan November atau Desember harus sudah dikirim borangnya,” katanya.

Kendalanya tak sampai di situ, Irvan mengaku untuk mempercepat pembaruan GBPP dan SAP oleh dosen per mata kuliah perlu honor. “Biasanya dosen malas kalau enggak dikasih honor,” ujar Irvan. Namun ia mengatakan cairnya honor tersebut memakan waktu lama sehingga GBPP dan SAP baru mulai dikerjakan sekitar September tahun lalu.

Renita Manurung, salah satu dosen di Prodi S-1 Teknik Kimia mengaku tidak sulit melakukan pembaruan karena isinya tetap sama dengan yang lama. Menurutnya sulit atau tidaknya hal tersebut tergantung kemampuan dosen. Ia mengatakan ada beberapa dosen yang belum familiar dengan kebaruan format baru itu sehingga butuh waktu lama untuk pengerjaannya. “Beda formatnya. Yang baru lebih mendetail,” pungkasnya, Selasa (11/3).

Adapun selain belum selesainya berkas GBPP dan SAP, berkas-berkas lain pelengkap borang seperti berkas sumber daya manusia juga belum selesai. “Sampai sekarang baru dua puluh persen selesai,” tegas Irvan.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).