
Oleh: Firda Elisa
USU, wacana.org — Tim mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) meraih juara I dalam lomba International Business Plan Competition yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Search Telkom University. Puncak acara digelar pada 27 September 2026 di Telkom University, Bandung.
Ketua Tim Agak Laen, Cinta Amaliah, pada Selasa (6/10/2026), menjelaskan bahwa timnya membawa inovasi bisnis Nailoop, yang mengangkat konsep berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah plastik menjadi produk press-on nails. “inovasi bisnis ini menggabungkan beauty, technology, dan sustainability melalui konsep circular economy,” tuturnya.
Lebih lanjut, Cinta menerangkan bahwa ide ini berangkat dari dua hal yang menjadi kekhawatiran mereka, yakni peningkatan jumlah limbah plastik yang belum dikelola secara optimal, serta tren penggunaan nail art yang semakin populer, tetapi masih memiliki tantangan dalam hal pengukuran dan pemilihan desain bagi konsumennya.
“Melalui Nailoop, kami menawarkan press-on nails berbahan plastik daur ulang yang dilengkapi dengan teknologi AI Size Scanner untuk membantu pengguna mendapatkan ukuran kuku yang lebih sesuai serta Virtual Try-On untuk melihat tampilan nail art sebelum membelinya,” jelas Cinta.
Selain itu, Cinta melanjutkan, timnya juga mengusung konsep Take-Back Program yang mengajak konsumen untuk mengembalikan produk atau kemasan yang sudah digunakan agar dapat masuk kembali ke dalam proses pemanfaatan material.
Anggota tim Agak Laen terdiri dari lima mahasiswa dari berbagai program studi, yakni Cinta Amaliah (Sastra Inggris), Raisa Irdina Shakila (Sastra Inggris), Irvana Armadina (Manajemen), Rizky Atharsyah Nasution (Akuntansi), dan Yuna Dhuha Shabrina (Teknologi Informasi).
Cinta mengatakan, timnya memerlukan proses yang panjang dalam mempersiapkan kompetisi ini, terutama dengan berbagai kesibukan yang dimiliki oleh setiap anggota. Ia berharap, pengalaman dari kompetisi ini dapat menjadi bekal bagi mereka untuk terus berkembang, baik dalam bidang bisnis, akademik, maupun profesional.
Menanggapi hal ini, mahasiswa Sastra Indonesia stambuk 2023, Syahputri Mariani Hasibuan, turut menyampaikan apresiasinya atas prestasi yang telah diraih oleh Tim Agak Laen. “Konsep dan inovasi yang dibawakan sangat menarik dan kreatif, semoga dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk mengusung konsep keberlanjutan,” ujarnya.



