
WARTAWACANA – Tim Universitas Sumatera Utara (USU) Transformative, kelompok mahasiswa penerima Beasiswa Bakti BCA, menghadirkan inovasi berupa payung otomatis berbasis sensor cahaya di area outdoor KAVE Medan yang berlangsung pada Jumat (24/7/2026).
Nadine Naura, Ketua Tim USU Transformative, berharap program ini dapat menjadi contoh bahwa inovasi sederhana tetap mampu memberikan dampak nyata.
“Kami percaya bahwa dampak besar tidak selalu harus dimulai dari implementasi yang besar. Melalui pilot project ini, kami ingin menunjukkan bahwa solusi sederhana yang dirancang berdasarkan kebutuhan beneficiary dapat menjadi fondasi bagi inovasi yang berkelanjutan. Harapannya, KAVE dapat terus mengembangkan solusi ini sesuai kebutuhan dan perkembangan usahanya,” ujar Nadine.
Tim mengidentifikasi bahwa area outdoor kafe kurang dimanfaatkan oleh pengunjung akibat terik cuaca panas. Sehingga melalui observasi yang dilakukan di KAVE Medan, tim merancang payung otomatis berbasis sensor cahaya yang dapat membuka dan menutup secara otomatis menyesuaikan intensitas cahaya. Tim juga turut mendesain tampilan payung agar selaras dengan identitas visual KAVE.
“Guna memperluas dampak program ini, kami berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti media partner, organisasi mahasiswa, komunitas, hingga kanal publikasi digital untuk membantu meningkatkan eksposur KAVE Medan,” tutur Nadine.
***
Tulisan ini merupakan publikasi Tim USU Transformative, kelompok mahasiswa penerima Beasiswa Bakti BCA, yang menghadirkan inovasi payung otomatis berbasis sensor cahaya di KAVE Medan.



