
Oleh: Tio Hasianna Vincentia Hutahaean
Medan, wacana.org – Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Akumulasi Kemarahan Buruh dan Rakyat (AKBAR) Sumatra Utara (Sumut) menggelar aksi dalam memperingati Hari Buruh Internasional 2026. Aksi ini mengusung tema “Lawan Kapitalisme, Imperialisme, dan Militerisme: Kesejahteraan Buruh dan Pendidikan Gratis adalah Kedaulatan Rakyat”, pada Jumat (1/5/2026).
Pimpinan aksi, Dedi Sanjaya, mengatakan bahwa agenda ini dilakukan sebagai simbol perjuangan perlawanan buruh melawan penindasan dan eksploitasi. “Momentum ini berakar dari sejarah panjang perlawanan buruh terhadap jam kerja yang tidak manusiawi, upah murah, serta kondisi kerja yang tidak layak,” tegasnya.
Massa aksi mulai beranjak dari Masjid Raya sebagai titik kumpul dan melakukan long march melalui beberapa titik mulai dari kawasan Jalan Pemuda, Kesawan, dan berakhir di depan Lapangan Merdeka.
Aksi yang berlangsung di depan Lapangan Merdeka diawali dengan orasi yang terus diserukan oleh para orator. Massa aksi juga diberikan ruang bebas untuk mengekspresikan diri lewat pembacaan puisi dan penampilan teatrikal.
Peserta aksi dari Serikat Pekerja Multi Sektor (SPMS), Hendra Sanjaya, menyampaikan bahwa aksi diharapkan bisa menyuarakan terkait diskriminasi terhadap buruh. “Semoga aspirasi kami didengar dan dikabulkan oleh pihak yang berwenang di dunia ketenagakerjaan,” katanya.



