BOPM Wacana

Pro Kontra ‘Euforia’ Budaya Korea

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Audira Ainindya

Bak jamur di tanah yang lembab, budaya dari negeri Ginseng, Korea Selatan merebak tak hanya di Indonesia namun hingga manca negara. Mulai dari demam boy-girl band, tarian Gangnam Style dan drama seri yang kental tradisi. Melalui seni, banyak penggemar musik dan drama Korea yang pada akhirnya mempelajari kebudayaan Korea. Namun, ada pula yang tak setuju jika kebudayaan Korea dengan mudahnya masuk di Indonesia. Bagaimana tanggapan mahasiswa tentang mewabahnya budaya Korea masa kini?

Raihan Zaky Bapoetra – Fakultas Pertanian 2011

Raihan Zaky BapoetraSaya tidak setuju kalau budaya Korea dikatakan baik. Tentu saja budaya Indonesia jauh lebih baik dan lebih banyak ragamnya. Anehnya, banyak yang lebih fanatik terhadap Korea. Sebenarnya banyak budaya Korea yang seharusnya tidak kita adopsi. Misalnya budaya operasi plastik yang dianggap biasa demi kepentingan fisik semata atau ketidakkonsistenan film-film Korea. Film Korea seperti kita ketahui mengagung-agungkan cinta tapi negara mereka sendiri tidak akur dengan Korea Utara.

 

 

 

Metaria S Sinaga -Fakultas Ekonomi 2012

Metaria S SinagaBudaya Korea memang sedang digandrungi oleh masyarakat. Baik budaya tradisionalnya maupun yang modern seperti gaya berpakaian dan hiburan. Untuk dunia hiburan, menurut saya kurang kreatif karena hampir semua artis-artis di sana memiliki gaya dan kualitas yang sama. Budaya Indonesia jauh lebih baik jika mindset bangsanya bisa diatur kalau sebenarnya tidak selalu budaya yang berasal dari luar negri itu lebih keren. Misalnya makanan Korea yang dianggap lebih baik, padahal Indonesia punya berbagai macam kuliner yang khas di tiap-tiap daerah.

 

 

Gani Simanjuntak – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2010

Gani SimanjuntakSaya orang yang tidak suka dengan kebudayaan Korea. Terutama di dunia hiburannya. Banyak pria yang terlihat kemayu dan gayanya feminin. Ini sama sekali tak patut untuk dicontoh. Budaya Indonesia lebih baik ketimbang budaya Korea, asal masyarakatnya tak malu memperkenalkan adatnya sendiri. Di Indonesia sendiri, tiap suku punya masing-masing bahasa. Jika mampu dikuasai dan tak malu untuk digunakan maka kebudayaan Indonesia tak akan pudar. Alangkah lebih baik mempelajari budaya sendiri ketimbang budaya lain. Menjunjung tinggi adat dan kesadaran akan budaya milik sendiri adalah kunci penting untuk memajukan kebudayaan Indonesia.

 

Giat Raja Hizkia – Fakultas Ilmu Budaya 2009

Giat Raja HizkiaSetiap negara pasti memiliki kebudayaan. Saya cukup apresiasi dengan kebudayaan Korea yang sekarang sedang melejit. Saya termasuk orang yang mempelajari budaya Korea lewat film dramanya. Misalnya kebudayaan untuk tak membuang sampah sembarangan. Akibatnya seperti kita ketahui, Korea termasuk negara terbersih di dunia. Yang sedang digandrungi sekarang adalah musik K-pop. Mereka cukup memiliki musik yang jadi ciri khas mereka dengan pakaian artisnya yang cukup nyentrik. Walaupun bagus, tetap saja Indonesia tak perlu menjiplak dan harus menemukan apa yang bisa menjadi ciri khas di Indonesia. Dengan begitu, kebudayaan di Indonesia pasti maju!

 

Astika Chairani Siregar – Fakultas Farmasi 2011

Astika Chairani SiregarSaya termasuk orang yang menyukai korea. Awalnya, saya hanya menyukai musik korea. Lalu, lewat para artisnya saya termotivasi untuk mengenal lebih jauh tentang budaya korea. Kebudayaan korea terlihat menarik .Terutama dari makanan dan tempat wisatanya lewat promosi langsung atau tidak langsung oleh artis-artis korea. Jadi, peran artis-artis korea cukup penting dengan ciri khas mereka yang konsisten. Budaya indonesia bisa mendapatkan inspirasi dari kebudayaan korea yang tak tahu malu memperkenalkan budaya mereka sendiri

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).