BOPM Wacana

15 Mahasiwa USU Lolos Program IISMA 2024

Dark Mode | Moda Gelap
Tampak depan website iisma.kemendikbud.co.id, Sabtu (30/03). | Rosinda Simanullang
Tampak depan website iisma.kemendikbud.co.id, Sabtu (30/03). | Rosinda Simanullang

Oleh: Rosinda Simanullang

USU, wacana.org – Sebanyak 15 mahasiswa USU berhasil lolos menjadi awardee Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2024. Jumlah ini mengalami peningkatan dari tahun terakhir yang hanya meloloskan 9 mahasiswa. Hal ini disampaikan oleh Kepala KUI (Kantor Urusan Internasional) USU, Rudy Sofyan, Kamis (28/03).

Dari keseluruhan peserta yang lolos, terdapat 2 mahasiswa lolos jalur seleksi afirmasi dan 13 mahasiwa jalur seleksi regular. Data menunjukkan  bahwa FEB dan Fasilkom-TI merupakan fakultas dengan jumlah peserta terbanyak, yaitu 4 peserta dari masing-masing fakultas. Kemudian, dikuti oleh FIB dengan 3 peserta, FMIPA dengan 2 peserta, dan FISIP serta FH masing-masing dengan 1 peserta.

Rudy Sofyan menyampaikan bahwa strategi untuk meningkatkan jumlah pendaftar setiap tahun yaitu dengan memulai proses penyaringan lebih awal. Fokus utamanya adalah memberikan bimbingan dan arahan kepada calon pendaftar dalam menyasar universitas dan negara yang sesuai. Dia membeberkan bahwa masih banyak ditemukan mahasiswa yang mengajukan lamaran ke universitas yang cukup terkenal dengan peminat yang tinggi, “Sehingga banyak yang tidak mampu bersaing dengan calon peserta yang kualitasnya lebih baik,” ujarnya.

Ia menaruh harapannya bagi awardee IISMA 2024 agar lebih serius melakukan persiapan dan mencermati jadwal kegiatan dengan baik. Ia menginformasikan bahwa setelah pengumuman kelulusan akan ada serangkaian aktifitas persiapan sebelum keberangkatan ke luar negeri (host university). “Ikutilah dengan lengkap dan tuntas,” pesannya.

Salah satu awardee IISMA 2024 di Universitas Malaya, Nicolas Hansen dari Fasilkom-TI stambuk 2021, membagikan pengalamannya dengan melakukan banyak latihan dari awal, mencakup latihan bahasa. Terkait persiapan esai, Nicolas menyarankan agar mencari mentor atau awardee tahun sebelumnya agar bisa proofread. Tidak lupa memerhatikan atau menyelami lebih dalam informasi skor penerima IISMA di universitas sasaran. “Data-data itu bisa dipakai sebagai perkiraan kita bakal lolos atau tidak,” ujarnya.

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).

Pentingnya Mempersiapkan CV Bagi Mahasiswa | Podcast Wacana #Eps4