BOPM Wacana

Targetkan Akreditasi A, Agribisnis Akan Lakukan Perubahan Kurikulum

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Amanda Hidayat

Gedung Sosial Ekonomi Pertanian FP di Jalan dr Sofyan, Rabu (19/11). | Yulien Lovenny Ester G
Gedung Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian (FP) di Jalan dr Sofyan, Rabu (19/11). Program Studi Agribisnis akan lakukan perubahan kurikulum. | Yulien Lovenny Ester G

BOPM WACANA Program Studi (Prodi) Agribisnis akan melakukan perubahan kurikulum untuk capai target akreditasi A. Sebab, kurikulum yang dipakai Agribisnis sekarang kurang dimengerti dan kurang berdampak bagi akademik mahasiswa. “Kurikulum yang akan kita masukkan dalam borang reakreditasi, akan kita buat lebih kekinian lagi, kontemporer,” ujar Sekretaris Prodi Agribisnis Satia Negara Lubis, Selasa (3/3).

Kurikulum kontemporer yang dimaksud lebih pada pendekatan secara akademik, yang dilakukan saat kuliah berlangsung agar mahasiswa mengerti esensi dan bisa menerapkannya. Jadi, dosen akan lebih ekstra memberi pemahaman pada mahasiswa tentang apa yang tengah dipelajari. Dengan begitu, tujuan menghasilkan lulusan berkualitas akan lebih mudah dicapai.

Irna Fitri Melany R, Mahasiswa Agribisnis 2010 mendukung rencana tersebut. Tapi menurutnya, yang pertama harus dibenahi adalah penambahan tenaga pendidik, sebab dosen dirasa kurang sehingga pembelajaraan sering tak efektif karena jadwal dosen padat. “Gedung perkuliahan dan laboratorium juga harus lebih diperhatikan lagi, percuma kurikulum bagus tapi sarana dan prasana tidak,“ ujarnya. Ia menambahkan akreditasi A tidak akan dapat diraih tanpa membenahi yang lainnya.

Menanggapi hal itu, Satia mengatakan, perubahan kurikulum akan dibarengi penambah jumlah tenaga pendidik. Pun, perubahan ini sesuai peraturan Pendidikan Tinggi, perguruan tinggi punya hak otonomi membuat kurikulum sendiri. Oleh kerena itu, Satia bilang akan membuat kurikulum yang mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).