BOPM Wacana

Perpustakaan Jalankan Sistem Reservasi Buku

Dark Mode | Moda Gelap
Kepala Divisi Pengadaan dan Pengembangan Perpustakaan Universitas Sumatera Utara, Syakirin Pangaribuan, Perpustakaan USU. Jumat (08/02). l Pieter Abram Sembiring

 

Oleh : Pieter A Sembiring

BOPM WACANA – Kepala Divisi Pengadaan dan Pengembangan Perpustakaan Universitas Sumatera Utara Syakirin Pangaribuan mengatakan buku di perpustakaan sudah dapat reservasi (dalam bahasa perpustakaan). Reservasi  artinya meminta kepada orang lain yang meminjam itu,” ujar Syakirin, Jumat (8/2).

Syakirin menjelaskan perpustakaan punya kebijakan setiap judul buku hanya memiliki lima eksemplar. Jika semua buku dipinjam namun lama dikembalikan akan mengganggu mahasiswa lain yang ingin meminjam buku. Hal ini membuat perpustakaan membuat program reservasi buku dan telah berjalan sejak semester ganjil tahun lalu.

Reservasi dilakukan agar buku yang dipinjam mahasiswa tidak diperpanjang karena sudah direservasi terlebih dahulu. Sebaliknya jika buku pinjaman belum ada reservasi, mahasiswa boleh memperpanjang peminjaman buku.

Syakirin mengatakan mahasiswa cukup klik pilihan reservasi yang muncul di Online Public Access Catalog (OPAC) pada buku yang dicari. Setelah itu mahasiswa bisa mengambilnya di lobi dengan menunjukkan bukti reservasi dari OPAC.

Syakirin berharap dengan berjalannya program reservasi dapat menciptakan keadilan bagi mahasiswa peminjam. “Diharapkan juga data statistik kita jadi meningkat,” harapnya.

Mahardika Darma Putra Mahasiswa Ilmu Politik 2018 mengatakan jumlah mahasiswa USU banyak namun buku yang ingin dipinjam terbatas. Menurutnya reservasi hanya dilakukan sedikit orang. “Saya berharap bukunya setidaknya diperbanyak sesuai dengan kebutuhan mahasiswa,” ujarnya.

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).

Pentingnya Mempersiapkan CV Bagi Mahasiswa | Podcast Wacana #Eps4