BOPM Wacana

Peringati Hari Kartini, Mahasiswa FISIP- FIB Bagikan Bunga

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Shella Rafiqah Ully

Seorang mahasiswa ikut serta dalam aksi peringatan hari Kartini dengan membagikan bunga gratis kepada kaum perempuan di pintu I USU, Selasa (21/4). Karang bunga yang dibagikan berkisar  | Mutia Aisa Rahmi
Seorang mahasiswa ikut serta membagikan bunga gratis kepada kaum perempuan di pintu I USU, Selasa (21/4). Aksi ini dilakukan untuk memperingati Hari Kartini. | Mutia Aisa Rahmi

BOPM WACANA — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia komisariat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) serta Forum Mahasiswa Nasional Ranting USU membagi-bagikan bunga dan selebaran bertema potret perempuan di sepanjang jalanan Pintu I, Selasa (21/4).

Mahasiswa FIB 2013 Isti Julianti selaku pimpinan aksi jelaskan alasan memilih membagikan bunga karena bunga menjadi simbol representasi perempuan. “Bunga lambang kelembutan dan kasih sayang,” ujarnya. Momen Hari Kartini ini dimanfaatkan untuk kembali menggugah kesadaran perempuan akan kedudukannya.

Isti katakan perempuan saat ini sudah terjebak pada kapitalisme pasar sehingga cenderung berperilaku konsumtif yang hanya menguntungkan pemilik modal. Ia misalkan wanita masa sekarang yang lebih senang memperhatikan penampilan dengan berlomba-lomba menunjukkan kecantikan. “Sekarang mikirnya cantik itu harus putih dan tinggi, padahal itu akal-akalan kapitalisme supaya produknya laku,” paparnya.

Menurut Isti selain mempercantik fisik wanita harusnya juga turut perjuangkan haknya untuk setara dan dianggap sama, misal kesempatan menjadi pemimpin organisasi.

Ryantina Gabriella, Mahasiswa FISIP 2012 berpendapat kegiatan bagi-bagi bunga di jalan  ini bagus dan bisa menarik perhatian pengguna jalan. Namun ia menyayangkan jumlah masa aksi yang sedikit, sehinggaa aksi tidak terlalu kelihatan. Ia juga tak sepakat dengan orasi yang disampaikan Isti.

Menurut Ryantina perempuan masa sekarang bahkan sudah jauh lebih maju dalam hal kesetaraan antara laki-laki. “Banyak kok sekarang wanita yang sukses jadi wanita karir dan jadi pemimpin,” ungkapnya. Masalah kecantikan menurutnya hal yang lumrah menimbang sisi feminis dan kewanitaan.

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).

Pentingnya Mempersiapkan CV Bagi Mahasiswa | Podcast Wacana #Eps4