BOPM Wacana

Perempuan Hari ini adakan Peringatan Hari Pahlawan

Dark Mode | Moda Gelap
Christine, seoarang pengisi acara dalam perayaan Peringatan Hari Pahlawan 10 Oktober, Jumat (9/11) di Literasi Coffe. | Selistio Oklando Mikha Sitorus

 

Oleh: Selistio Oklando Mikha Sitorus*

USU, Suarausu.co- Perempuan Hari Ini, Lembaga Pers Mahasiswa Kreatif, dan Literacy Coffe,  dan Institut Sumatera bekerja sama mengadakan peringatan Hari Pahlawan di Literacy Coffe. Hal ini disampaikan oleh Lusty Ro Manna Malau pendiri Ketua Perempuan Hari Ini, Jumat (9/11).

Lusty menjelaskan peringatan ini bertujuan mengubah pola pikir tentang pengertian pahlawan dan menghapus penjajahan dari pikiran kita serta bagaimana kita bertindak terhadap orang lain. “kami bukan bermaksud menghalalkan momentum tetapi ingin berkaca apakah cara pandang kita mengenai pengertian pahlawan itu sudah benar,” ujarnya.

Peringatan hari pahlawan ini diisi dengan diskusi tentang kekerasan terhadap perempuan di dunia kerja. Sebagai bentuk keprihatinan mereka terhadap isu hukuman mati terhadap tenaga kerja wanita asal Indonesia, Tuti Tursila Wati di Arab. Diharapkan diskusi ini mampu memecahkan rasa takut perempuan lain di dunia kerja. Sebab secara tidak langsung, mereka adalah pahlawan bagi perekonomian Indonesia.

Acara ini juga diisi dengan tarian kolosal gugur bunga dan tari tradisional oleh Lembaga Pers Mahasiswa Kreatif, akustik oleh PD Kali Band, musikalisasi puisi, kabaret dan tarian aku bangga jadi anak indonesia.

Lusty berharap kedepannya kegiatan yang  bisa memacu ekspresi dari teman-teman seperti  ini akan terus digalakkan.”Seperti bedah buku, kegiatan edukasi dan kegiatan bermanfaat lainnya” harapnya.

Menanggapi hal ini, Ayu Sianipar mahasiswa Universitas Negeri Medan mengatakan acara ini bagus dan tema yang dipilih sesuai. Yaitu para TKW yang mengalami penyiksaan di luar negeri, “padahal mereka menyumbang 10 % ke APBN dan ini berhubunngan dengan pahlawan,” ujarnya.

 

*Penulis adalah anggota magang SUARA USU

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).

Pentingnya Mempersiapkan CV Bagi Mahasiswa | Podcast Wacana #Eps4