
Oleh: Kenny Irenius Surbakti
USU, wacana.org – Fakultas Hukum (FH) Universitas Sumatera Utara (USU) dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV menggelar kegiatan bedah buku berjudul ”Ekosistem Kebun Negara untuk Petani Sawit dan Rakyat” di ruang Dewan Pertimbangan Fakultas (DPF) FH USU, Rabu (19/7/2026).
Acara dibuka dengan sambutan Dekan FH USU, Mahmul Siregar, yang menyambut para tamu undangan dan mahasiswa yang hadir. Acara kemudian dilanjutkan dengan kata pengantar dari Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV sekaligus penulis buku, Arya Sandhiyuda. Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi bedah buku yang menghadirkan tiga narasumber secara bergantian.
Pembedah pertama, Mahmul Siregar, selaku Dekan FH USU, menjelaskan bahwa buku tersebut membahas dampak yang diberikan dari PTPN IV terhadap petani sawit di Indonesia. “Kebun negara ini hanya mewakilkan 5% dari seluruh perkebunan sawit di Indonesia tapi dapat memberikan gravitasi yang cukup kuat untuk mengayomi peningkatan kesejahteraan 42% petani sawit di Indonesia,” jelasnya.
Kemudian narasumber kedua, Abdul Muthalib, selaku Kepala Divisi Peremajaan Sawit Rakyat, menjelaskan permasalahan yang sering dihadapi oleh petani sawit saat ini. “Petani hanya tahu bagaimana menggunakan kelapa sawit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja tanpa tahu memberdayakan untuk peningkatan ekonomi,” ujarnya.
Sesi terakhir diisi oleh Dr. Christian Orchard Perangin-angin, SH.Mkn, yang menjelaskan transformasi PTPN IV dalam mengelola perusahaan. “Buku ini menjelaskan bagaimana perubahan norma di dalam PTPN yang dimana arah PTPN adalah mengutamakan kepentingan rakyat,” tuturnya.
Salah satu peserta, Yehezkiel Sebastian Gerard Lubis, mahasiswa FH USU stambuk 2024 menyampaikan pendapatnya setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Acaranya sangat menarik dan bermanfaat, dimana kita diberikan kesempatan untuk bertanya tidak hanya mendengar mengenai PTPN IV,” ungkapnya.



