BOPM Wacana

Adakan Public Speaking Competition, Imajinasi Usung Tema Cerdas Bermedia

Dark Mode | Moda Gelap
Juri Public Speaking Competition Mega Hutagalung, Fandi Matondang, dan Engelina D Y Br P bersiap memberikan penilaian kepada peserta, Rabu (22/11) di Ruang Sidang Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. | Nadiah Azri Br Simbolon

Oleh: Nadiah Azri Br Simbolon

BOPM WACANA – Ikatan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi (Imajinasi) menggelar Public Speaking Competition cerdas dengan tema Cerdas Bermedia, Rabu, 22 November 2017. “Tema kompetisi ditujukan untuk melihat bagaimana cara peserta memilih antara berita yang riil dan hoax,” ujar Ketua Panitia Public Speaking Competition Theresia Br Ginting, Rabu (22/11) di Ruang Sidang Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Kompetisi ini dibagi dalam tiga babak. Babak penyisihan diberi waktu tiga menit, diikuti tiga puluh peserta yang diseleksi menjadi lima belas peserta. Pada babak semifinal diberi waktu dua menit dan peserta diseleksi menjadi lima orang untuk masuk ke babak final.

Theresia mengatakan kompetisi diikuti siswa sekolah menengah atas (SMA) dan mahasiswa. Namun, dalam hal penilaian tidak ada perbedaan sistem penilaian antara siswa SMA dan mahasiswa. Penilaian dilihat dari penguasaan bahasa, penampilan, sistematika, kesesuaian topik dengan isi, keaslian naskah, dan ketepatan durasi.

Peserta dinilai tiga juri yaitu Mahasiswa Ilmu Komunikasi 2014 Engelina D Y Br P, Duta Putra USU Fandi Matondang, dan Duta Inteligensia Mega Hutagalung.

Domitilla Zebua, peserta dari Universitas Dharmawangsa, mengatakan dengan adanya kompetisi ini, ia dapat mewujudkan apa yang dipelajari. ”Bukan hanya teori saja dan semoga saya bisa menampilkan yang terbaik,” ungkapnya.

Kompetisi ini merupakan program kerja divisi hubungan masyarakat Imajinasi dan dijuarai Silvadiah Suci Utami. Sementara juara kedua diraih Fikri dan ketiga diraih Dufeldip Kaur.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).