BOPM Wacana

WALHI Sumut Gelar Kick Off Meeting Simpul Belajar Soroti Isu Transisi Energi

Dark Mode | Moda Gelap
Pemaparan Materi Mengenai Isu Geothermal di Sorik Marapi Oleh Staf WALHI Sumut Reza Anggi Riziqo, Rabu (17/06/2026). | Muhammad Nabil Farish
Pemaparan Materi Mengenai Isu Geothermal di Sorik Marapi Oleh Staf WALHI Sumut Reza Anggi Riziqo, Rabu (17/06/2026). | Muhammad Nabil Farish

Oleh: Muhammad Nabil Farish

Medan, wacana.org – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Utara menggelar Kick Off Meeting Simpul Belajar Transisi Energi Berkeadilan di Sumatra Utara. Kegiatan berlangsung di Tawan Irama, Jl. Ngumban Surbakti No. 59, Sempakata, Kota Medan, Rabu (17/6/2026).

Staf WALHI Sumut, Reza Anggi Riziqo, menjelaskan bahwa Simpul Belajar ini lahir dari kebutuhan akan wadah belajar lintas organisasi masyarakat sipil. Menurutnya, gerakan masyarakat sipil di Kota Medan menghadapi tekanan yang kian berat, sementara proyek-proyek strategis nasional di Sumatra Utara terus bertambah dan membutuhkan pendampingan serta advokasi.

“Dengan itu WALHI mengajak teman-teman Organisasi Masyarakat Sipil lintas isu untuk sama-sama belajar bersama. Awalnya belajar riset aksi dulu, nanti ke depannya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lembaga atau kesepakatan bersama,” ujar Reza.

Dalam tiga bulan ke depan, Simpul Belajar ini akan berfokus pada isu transisi energi, khususnya riset mengenai dampak dan pola-pola penindasan yang terjadi di sekitar proyek geotermal Sorik Marapi. Reza berharap forum ini dapat berkembang melampaui satu isu. “Harapannya ini bisa konsisten berjalan, tidak sekadar di isu transisi energi saja,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Luvina Domenica Br. Tarigan, Kabag Dana Usaha Kompas USU, mengaku tertarik hadir karena merasa terpanggil akan latar belakang studinya di bidang kesehatan lingkungan. “Saya melihat banyak kasus PLTP yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. Jadi kalau kita biarin ini terus-terusan dan kita tidak bergerak, bagaimana untuk anak cucu kita nanti,” ujar Luvina.

Luvina juga berharap forum ini tidak berhenti pada diskusi, melainkan menghasilkan gerak nyata. “Harapannya memang ada aksi konkretnya, bukan sekadar sharing session saja. Meskipun ada yang mundur di tengah jalan, paling tidak tetap ada yang jalan,” tambahnya.

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).

Pentingnya Mempersiapkan CV Bagi Mahasiswa | Podcast Wacana #Eps4

AYO DUKUNG BOPM WACANA!

 

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan media yang dikelola secara mandiri oleh mahasiswa USU.
Mari dukung independensi Pers Mahasiswa dengan berdonasi melalui cara pindai/tekan kode QR di atas!

*Mulai dengan minimal Rp10 ribu, Kamu telah berkontribusi pada gerakan kemandirian Pers Mahasiswa.

*Sekilas tentang BOPM Wacana dapat Kamu lihat pada laman "Tentang Kami" di situs ini.

*Seluruh donasi akan dimanfaatkan guna menunjang kerja-kerja jurnalisme publik BOPM Wacana.

#PersMahasiswaBukanHumasKampus