
Oleh: Hasrina Arum Maulida
USU, wacana org – Pemilihan Raya (Pemira) Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) 2026 direncanakan menggunakan sistem Electronic Voting (E-Vote) dalam proses pemungutan suara. Sistem ini akan diterapkan dengan metode bauran yang menggabungkan pemilihan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan penggunaan perangkat elektronik. Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pemira, M. Rafif Cendana Rambey, Selasa (10/03/2026).
Rafif menjelaskan bahwa mahasiswa tetap datang ke TPS di masing-masing fakultas, tetapi proses pemilihan dilakukan menggunakan komputer yang telah disediakan panitia. “Pemira akan dilaksanakan secara bauran, mahasiswa tetap memilih di TPS. Sementara mahasiswa yang sedang magang di luar kampus dapat memilih melalui perangkat elektronik masing-masing,” ujarnya.
Rafif menambahkan bahwa penggunaan e-vote dilakukan sebagai inovasi untuk meningkatkan efisiensi dalam proses pemilihan. Menurutnya, sistem ini dapat membantu mempercepat proses pemungutan dan penghitungan suara dibandingkan dengan metode manual.
Ia juga memastikan bahwa panitia tetap melakukan administrasi pemilih sebelum proses pemilihan berlangsung. “Kami tetap memiliki administrasi pemilih sebelum mereka melakukan pemilihan. Data administrasi itu akan dicocokkan dengan data yang ada di sistem agar menjamin transparansi,” ungkapnya.
Sementara itu, mahasiswa Perpustakaan dan Sains Informasi stambuk 2024, Halima Tussaddiah Rambe, menilai rencana penggunaan e-vote sebagai langkah yang efektif. “Menurut saya sangat baik karena sekarang sudah zamannya digital. Sistem e-vote juga membantu proses pemilihan karena rekapitulasinya lebih mudah dan tidak perlu dihitung manual,” ujarnya.



