Oleh: Shella Rafiqah Ully
BOPM WACANA | Visi dan misi bisnis adalah kunci utama yang harus dipahami setiap wirausahawan. Sebab visi dan misi bisnis adalah bayangan wujud bisnis ke depan. “Setelah ada bayangannya barulah mulai ditata,” jelas Zurni Zahara Sekretaris Student Enterpreneurship Center (SEC) USU dalam lokakarya kewirausahaan bertema Pasar dan Pemasaran di Ruang Senat Akademik Biro Rektorat USU, Sabtu (14/6).
Zurni tambahkan visi-misi bisnis juga tak bisa diciptakan sembarang. Ada banyak hal yang harus diperhatikan. Ia misalkan dari segi pemilihan kata jangan takut berwirausaha dan berani berwirausaha. “Beda penekanannya, harusnya visi dibangun dengan kalimat positif,” paparnya.
Ia tambahkan, visi juga harus spesifik dan mengandung kalimat menginsirasiagar orang terdorong mengerahkan daya upaya untuk mencapainya. Sedangkan untuk mencapai visi dibutuhkan misi bisnis seperti keahlian dan kompetensi diri, pengetahuan dan semangat serta jaringan kerja yang luas. “Kalau visi udah bagus, misi sudah komplit, pendanaan jadi masalah gampang,” ujarnya.
Vina Sri Wahyuni mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya 2012 yang juga peserta lokakarya sependapat dengan Zurni. Ia bilang visi adalah sesuatu yang menjadi tujuan pebisnis dan visi penting untuk lebih memfokuskan pebisnis pada target pencapaian. “Baru setelah itu diwujudkan dengan misi,” pungkasnya.
Ketua Biro Administrasi Kemahasiswaan (BAK) USU Hindun Pasaribu bilang lokakarya ini akan dilaksanakan berkelanjutan selama tiga kali. Setelah selesai, BAK dan SEC USU akan memilih 26 peserta lokakarya terbaik untuk diberikan modal berwirausaha.