BOPM Wacana

Pemira USU 2026 Terapkan Sistem E-Vote dengan Metode Bauran

Dark Mode | Moda Gelap
Dari kiri, Leonardo Valentino Bangun, Rafael Batista Sihombing, dan Rafif Cendana Rambey saat Sidang Verifikasi Berkas Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM USU 2026 di Sekret DPM USU, Kamis (12/3/2026). | Putri Salwa Assyifa
Dari kiri, Leonardo Valentino Bangun, Rafael Batista Sihombing, dan Rafif Cendana Rambey saat Sidang Verifikasi Berkas Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM USU 2026 di Sekret DPM USU, Kamis (12/3/2026). | Putri Salwa Assyifa

Oleh: Hasrina Arum Maulida

USU, wacana org – Pemilihan Raya (Pemira) Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) 2026 direncanakan menggunakan sistem Electronic Voting (E-Vote) dalam proses pemungutan suara. Sistem ini akan diterapkan dengan metode bauran yang menggabungkan pemilihan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan penggunaan perangkat elektronik. Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pemira, M. Rafif Cendana Rambey, Selasa (10/03/2026).

Rafif menjelaskan bahwa mahasiswa tetap datang ke TPS di masing-masing fakultas, tetapi proses pemilihan dilakukan menggunakan komputer yang telah disediakan panitia. “Pemira akan dilaksanakan secara bauran, mahasiswa tetap memilih di TPS. Sementara mahasiswa yang sedang magang di luar kampus dapat memilih melalui perangkat elektronik masing-masing,” ujarnya.

Rafif menambahkan bahwa penggunaan e-vote dilakukan sebagai inovasi untuk meningkatkan efisiensi dalam proses pemilihan. Menurutnya, sistem ini dapat membantu mempercepat proses pemungutan dan penghitungan suara dibandingkan dengan metode manual.

Ia juga memastikan bahwa panitia tetap melakukan administrasi pemilih sebelum proses pemilihan berlangsung. “Kami tetap memiliki administrasi pemilih sebelum mereka melakukan pemilihan. Data administrasi itu akan dicocokkan dengan data yang ada di sistem agar menjamin transparansi,” ungkapnya.

Sementara itu, mahasiswa Perpustakaan dan Sains Informasi stambuk 2024, Halima Tussaddiah Rambe, menilai rencana penggunaan e-vote sebagai langkah yang efektif. “Menurut saya sangat baik karena sekarang sudah zamannya digital. Sistem e-vote juga membantu proses pemilihan karena rekapitulasinya lebih mudah dan tidak perlu dihitung manual,” ujarnya.

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).

Pentingnya Mempersiapkan CV Bagi Mahasiswa | Podcast Wacana #Eps4

AYO DUKUNG BOPM WACANA!

 

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan media yang dikelola secara mandiri oleh mahasiswa USU.
Mari dukung independensi Pers Mahasiswa dengan berdonasi melalui cara pindai/tekan kode QR di atas!

*Mulai dengan minimal Rp10 ribu, Kamu telah berkontribusi pada gerakan kemandirian Pers Mahasiswa.

*Sekilas tentang BOPM Wacana dapat Kamu lihat pada laman "Tentang Kami" di situs ini.

*Seluruh donasi akan dimanfaatkan guna menunjang kerja-kerja jurnalisme publik BOPM Wacana.

#PersMahasiswaBukanHumasKampus