BOPM Wacana

Ancam Mahasiswa Pakai Sajam, Dosen D-III Perjalanan Wisata Dilaporkan ke Dekanat

Dark Mode | Moda Gelap
Tugu Fakultas Vokasi USU di Jalan Bioteknologi No.2, Sabtu (02/12). | Aulia Sabrini Saragih
Tugu Fakultas Vokasi USU di Jalan Bioteknologi No.2, Sabtu (02/12). | Aulia Sabrini Saragih

Oleh: Aulia Sabrini Saragih

USU, wacana.org – Mahasiswa Program Studi D-III Perjalanan Wisata angkatan 2023 dan 2021 melaporkan seorang dosen berinisial (SS) atas ancaman senjata tajam di depan mahasiswa. Laporan ini telah sampai ke pihak Dekanat Fakultas Vokasi. Hal ini disampaikan oleh Toni (nama samaran) salah satu mahasiswa prodi D-III Perjalanan Wisata angkatan 2023, Jumat (01/12).

Kejadian ini bermula ketika mereka mengikuti kegiatan field trip yang berlangsung pada 24-26 November 2023 dengan stambuk 2021. Namun, pada Senin 27 November 2023, seluruh mahasiswa terlibat kegiatan field trip dikumpulkan di kelas bersama Kepala Prodi (Kaprodi) D-III Perjalanan Wisata dan dosen yang bersangkutan.

Toni menyampaikan jika SS mengaku dapat kabar dari pihak Dekanat jika ada orang tua dari mahasiswa yang keberatan dengan acara tersebut. SS dikatakan keberatan, sebab mata kuliahnya diatasnamakan dalam kegiatan ini.

Dalam rekaman yang diberikan Toni, terdengar seorang menyangkal hal tersebut. Ia mengaku ke orang tua bahwa acara ini memang untuk field trip dan tidak ada membawa nama dosen yang bersangkutan. “Tadi saya sudah tanya ke semua teman saya, dan tidak ada yang bawa nama Bapak ataupun orang tua dari kami yang mengadu.”

SS kemudian menunjukkan percakapan via WhatsApp, berupa pengaduan yang ia terima. Tetapi dia menolak untuk mengungkap orang tua tersebut. Selanjutnya, SS pun menampar seorang mahasiswa yang bertanya perihal siapa orang tua yang dimaksud. “Biar apa, biar kau pukul kawan mu?” ucap SS, berdasarkan rekaman yang diberikan Toni kepada wacana.org.

Selanjutnya SS memberikan ancaman pengurangan nilai. “Kok ngeri kali, kalian 46 mahasiswa ku D kan kalian,” tambahnya dengan menancapkan senjata tajam di meja di dekatnya.

Wakil Dekan I Fakultas Vokasi, Muhammad Husni Thamrin memberikan tanggapannya terkait ini. “Berhubung masalah ini ditangani oleh komisi etik Dosen, Tendik dan Kemahasiswaan, sebaiknya kita tunggulah dulu hasil pertimbangan DPF (red- Dewan Pertimbangan Fakultas) kepada Dekan Vokasi,” ujarnya.

Pada tanggal 5 Desember 2023 awak Wacana.org berkesempatan untuk menjumpai dosen yang bersangkutan dalam tujuan melakukan wawancara, tetapi dosen tersebut memilih untuk tidak menggunakan hak suaranya dan tidak ingin mengklarifikasi apapun melalui Wacana.org.

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).

Pentingnya Mempersiapkan CV Bagi Mahasiswa | Podcast Wacana #Eps4