
Oleh: Jessica Fransiska Br Tarigan
Medan, wacana.org – Indonesian Youth Diplomacy (IYD) North Sumatra bersama Consulate General of India in Medan menyoroti kurangnya rasa percaya diri anak muda dalam kefasihan berbahasa melalui tayangan film “English Vinglish” di Grand City Hall, Jumat (13/2/2026).
Vice Consul Consulate General of India in Medan, Vipul Sharma, dalam kata sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para penonton yang telah hadir. “Selamat datang kepada seluruh hadirin. Semoga hari ini anda dapat menikmati film yang kami pertunjukkan,” ujarnya.
Sares Wari, selaku Chair IYD menjelaskan bahwa film yang dibintangi oleh Sri Dewi ini berkisah tentang semangat belajar, serta pentingnya menghargai diri sendiri dan orang lain meskipun kita menghadapi kendala bahasa dan perbedaan latar belakang.
Sares turut menyoroti fenomena rendahnya rasa percaya diri di kalangan anak muda akibat kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain. Ia menilai, sikap judgemental kerap muncul dari asumsi dangkal yang menyamakan ketidakmampuan berbahasa Inggris dengan ketidakpintaran.
“Bahasa adalah salah satu medium komunikasi. Sayangnya, kemampuan bahasa sering dijadikan standar kepintaran, padahal itu tidak tepat,” jelasnya
Ia juga menegaskan kepintaran seseorang bukan diukur dari berapa banyak bahasa yang dikuasai atau seberapa fasih ia berbahasa Inggris. ”Bahasa inggris adalah bahasa Internasional, memang kita ada anggapan harus tau bahasa Inggris, tetapi bukan berarti itu sesuatu yang ga bisa dipelajari, mau umur berapa pun bisa, hanya perlu latihan aja,” ungkapnya.



