
Oleh: Andrean Refaldho Sembiring
USU, wacana.org – Pers Mahasiswa (Persma) Pijar Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) untuk umum. Kegiatan ini berlangsung pada 20–21 Januari 2026 di Ruang Teater Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USU. Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia, Grace Estephania, Selasa (20/01/2026).
Grace menyebut, PJTD tahun ini mengangkat tema “Durasi vs Akurasi, Membentuk Penulis Andal di Era Digital”. “Tema ini diangkat untuk melatih calon jurnalis agar mampu menulis berita secara akurat tanpa mengabaikan kecepatan di era digital,” ujarnya.
Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari. Pada hari pertama, peserta menerima pemaparan materi jurnalistik, sedangkan hari kedua diisi dengan kunjungan ke Radio Republik Indonesia (RRI) Medan untuk praktik liputan langsung.
Pemateri yang hadir di antaranya Tonggo Simangunsong, Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan dan Khairiah Lubis, Eksekutif Produser DAAI TV sekaligus Ketua Umum Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI). Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Mazdalifah, Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi USU.
Salah satu pemateri, Tonggo Simangunsong, menyampaikan bahwa seorang jurnalis harus menanamkan dan berpegang pada kode etik serta 9+1 elemen jurnalistik, agar setiap karya yang dihasilkan tidak menyalahi aturan yang berlaku.
“Jurnalis berperan sebagai penggerak hati nurani masyarakat melalui liputan dan penulisan berita yang disajikan secara faktual, sehingga publik terdorong untuk terlibat dalam mengevaluasi setiap informasi yang dipublikasikan,” tegasnya.
Salah satu peserta, Nahan Azimul Fikri dari SMAS Alfitian Medan, menilai PJTD ini memberikan banyak pengetahuan baru serta pengalaman baru di dunia jurnalistik. “Peserta juga diajak untuk melatih public speaking serta materi jurnalistik yang lebih mendalam,“ ungkapnya.



