
Oleh: Angga Pratama
USU, wacana.org – Empat Pemerintahan Mahasiswa (Pema) fakultas yang terdiri dari Pema Fakultas Kedokteran (FK), Pema Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), Pema Fakultas Hukum (FH), dan Pema Fakultas Psikologi (FPsi) mengadakan kerja sama dalam merilis kajian rapor merah pendidikan saat pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan Gubernur FK Abdul Hakim, Minggu (31/10).
Tujuan dari kerjasama ini adalah untuk membantu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim dalam memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia. “Bersama-sama memperbaiki sistem pendidikan yang sudah ada, apalagi baru-baru ini ada Kampus Merdeka agar bisa lebih baik lagi,” ujarnya.
Abdul juga menjelaskan bahwa pihak mereka telah memberikan hard copy dalam bentuk makalah ke Nadiem dan direspon baik oleh beliau. “Mas Nadiem mengatakan akan membacanya dan berterima kasih banyak atas saran-sarannya,” jelasnya.
Gubernur FH Muhammad Husni Baihaqi menyebutkan beberapa hal yang menjadi pokok kajian diantaranya seperti, implementasi program MBKM, regulasi UKT, dan hilangnya beasiswa PPA.
Husni berharap apa yang mereka sampaikan ke Nadiem agar segera diimplementasikan dalam waktu dekat ini. “Karena itu merupakan hal urgensi di dunia pendidikan saat ini, khususnya perguruan tinggi,” ujar Husni.
Mengetahui hal ini, Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis 2020 Gilang Panca Putra Ginting berharap dengan adanya kajian ini dapat menjadi perhatian khusus buat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, terutama pada keluhan-keluhan mahasiswa pada saat pandemi ini.
“Menurut saya apa yang dilakukan ke-empat PEMA tersebut sangat bagus karena mengenai program MBKM juga masih banyak kendala dalam penerapannya, jadi harus segera mencari solusi terbaik,” ujarnya.