BOPM Wacana

Pendidikan Pajak Penting Bagi Mahasiswa

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Erista Marito Oktavia Siregar

Kepala Tax Centre USU Hatta Ridho menjelaskan pentingnya pendidikan perpajakan, Kamis (16/1) di Gedung Tax Centre USU. | Yulien Lovenny Ester G
Kepala Tax Centre USU Hatta Ridho menjelaskan pentingnya pendidikan perpajakan, Kamis (16/1) di Gedung Tax Centre USU. | Yulien Lovenny Ester G

BOPM WACANA — Pendidikan perpajakan dinilai penting bagi mahasiswa, bukan hanya untuk jurusan perpajakan, tapi semua jurusan. Ini disebabkan semua bidang pekerjaan membutuhkan pegawai yang mengerti pajak. Hal ini diungkapkan Hatta Ridho, Kepala Tax Centre USU di Gedung Tax Centre USU hari ini.

Menurut Ridho, melalui pendidikan pajak, mahasiswa dapat persiapkan diri untuk terjun ke dunia kerja. “Pembekalannya salah satunya dengan mengikuti pelatihan pendidikan pajak,” ungkapnya.

Senada dengan Ridho, Indra Efendi Rangkuti, Hubungan Masyarakat (Humas) Tax Centre USU mengatakan saat ini banyak perusahaan mencari tenaga kerja yang memiliki sertifikat pernah mengikuti pendidikan pajak. Dengan adanya sertifikat tersebut, kemungkinan diterima bekerja lebih besar.

“Sertifikat pendidikan pajak itu diakui secara nasional oleh Direktorat Jenderal Pajak, jadi kalau sudah mengikuti pendidikan pajak bisa lebih mudah diterima bekerja,” ujar Indra.

Ditambahkan Ridho, perusahaan dapat menghemat dana dengan mempekerjakan pegawai yang pernah mendapat pendidikan pajak. Perusahaan sangat membutuhkan orang yang mengerti pajak untuk mengelola keuangannya, terutama dalam mengurus sistem pajak di perusahaan.

“Daripada mereka menyewa konsultan, lebih menguntungkan bagi mereka mempekerjakan pegawai yang mengerti pajak, kan? Karena keuntungannya dua sekaligus bisa menjadi pegawai, bisa pula mengelola keuangan,” tutupnya.

Noni Hotni Ida Hutagalung, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya 2012 setuju dengan hal tersebut. Ia mengatakan selain untuk dunia kerja, untuk pengetahuan pribadi pun penting. Menurutnya pendidikan pajak ini berguna untuk manajemen pajak di masa depan.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).