BOPM Wacana

Mahasiswa FP Tolak Sistem Pratikum Baru

Dark Mode | Moda Gelap

BOPM WACANA | Mahasiswa Fakultas Pertanian (FP) menolak rencana diberlakukannya sistem pratikum baru pada akhir 2012. Sistem yang baru ini dinilai hanya akan menghambat kreatifitas mahasiswa FP dalam melaksanakan praktik pertanian. Mahasiswa menginginkan lahan itu tetap seperti biasanya.

Abudzar Muharam Miraza, mahasiswa Departemen Budidaya Pertanian Agronomi 2008 mengatakan pemenuhan alat-alat praktikum seharusnya lebih didahulukan daripada sistem baru lahannya. “Harusnya lahan dan peralatan dulu yang diperhatikan, bukan sistemnya,” ungkap Abudzar, Senin (6/1) di kampusnya.

Senada dengan Abudzar, Saddam Situmorang, Gubernur FP ikut membenarkan hal ini. Ia mengatakan pemindahan lahan praktikum ini juga dinilai terlalu berisiko. Lahan praktik yang semula berada di FP terlalu jauh bila dipindahkan ke Kuala Bekala. “Selain waktu dan biaya praktik yang bakalnambah, keselamatan juga seharusnya dipikirkan,” kata Saddam ketika ditemui di Perpustakaan USU.

Karena tidak adanya sosialisasi yang jelas dari pihak dekanat, Pemerintahan Mahasiswa (pema) FP berinisiatif berbicara langsung kepada Dekan fakultas tersebut. Tujuannya, agar mereka memperoleh penjelasan tentang program lahan baru serta menyampaikan aspirasi mahasiswa yang telah mereka tampung. “Pema akan segera sosialisasikan hal ini ke seluruh mahasiswa,” tambah Saddam.

Ketika dimintai keterangan terkait penolakan sistem ini oleh sejumlah mahasiswa, pihak dekanat FP enggan memberikan komentar. (Aulia Adam/Audira Ainindya)

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).