BOPM Wacana

Lestarikan Budaya Karo, IMKA FISIP Gelar Malam Apresiasi Seni

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh Rida Helfrida Pasaribu

Penampilan tari oleh mahasiswa IMKA Fisip USU pada acara Malam Apresiasi Seni dan Budaya Karo Sabtu, (23/3) di Jambur Halilintar Simpang Selayang Medan. | Rida Helfrida Pasaribu
Penampilan tari oleh mahasiswa IMKA Fisip USU pada acara Malam Apresiasi Seni dan Budaya Karo Sabtu, (23/3) di Jambur Halilintar Simpang Selayang Medan. | Rida Helfrida Pasaribu

BOPM WACANA­­ — Guna menarik kembali perhatian para remaja kepada budaya daerah, Ikatan Mahasiswa Karo (IMKA) EGUANINTA FISIP USU menggelar Malam Apresiasi Seni dan Budaya Karo Sabtu, (23/3) di Jambur Halilintar, Simpang Selayang Medan. “Belakangan ini para remaja banyak yang meninggalkan kebudayaannya. Banyak remaja yang sudah melupakan kebudayaannya sendiri akibat dari budaya yang masuk dari luar,” kata Rosmiani Pembantu Dekan II FISIP dalam sambutannya.

Menurut Rosmiani, tidak hanya sebagai hiburan, tarian mengandung interaksi simbolik di mana setiap gerakan-gerakan mengandung arti dan makna, melalui gerakan-gerakan tari sebenarnya ada nilai-nilai yang terkandung. “Misalnya pada saat gerakan dari bawah ke atas yang bermakna untuk penghormatan,” ujar Rosmiani.

Deddy Prasetya Milala ketua panitia sepakat dengan Rosmiani. Ia menilai di kalangan mahasiswa sendiri sudah banyak yang melupakan kebudayaannya. Melalui tarian-tarian tradisional ia berharap dapat merangkul kembali para kawan-kawan dari USU khususnya dan kawan-kawan di luar USU juga untuk tetap melestarikan kebudayaannya.

Defi Ayuni salah seorang penonton mengakui acara memperkenalkan tarian-tarian daerah ini sebenarnya baik. “Namun masalahnya para remaja sendiri kurang sadar akan pentingnya budaya yang harus dilestarikan,” ungkap Defi.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).