BOPM Wacana

Hari Pertama, Bunkasai Ramai Pengunjung

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh Sri Wahyuni Fatmawati P

Peserta Parade dan Omikoshi mengarak Omikoshi pada hari pertama acara Bunkasai USU 2013 menuju lapangan FIB, Kamis (21/3). | Andika Syahputra
Peserta Parade dan Omikoshi mengarak Omikoshi pada hari pertama acara Bunkasai USU 2013 menuju lapangan FIB, Kamis (21/3). | Andika Syahputra

BOPM WACANA — Hari pertama Bunkasai (festival Jepang) ramai oleh pengunjung. Hal itu terlihat sejak acara ini dibuka pukul 11.00 Kamis (21/3), bahkan hingga sore pun pengunjung masih berdatangan. Semua itu juga diamini oleh Frans Sahala Sitorus, Ketua Panitia Bunkasai 2013 saat ditemui di hari yang sama.

Frans mengatakan pada awalnya dia merasa khawatir mengenai antusias pengunjung, apalagi target utama mereka, anak Sekolah Menengah Atas (SMA) yang sedang masa-masa Ujian Akhir Semester (UAS). Takutnya tidak sesuai dengan harapan panitia. Namun, semua kekhawatiran Frans tidak terbukti, hari pertama Bunkasai ramai pengunjung, begitu juga dengan anak SMA yang datang, menurut Frans mereka sangat antusias. Tidak hanya sekadar melihat, bahkan mereka berpartisipasi di beberapa perlombaan. “Syukurlah, mereka sengaja cepat pulang sekolah agar bisa ke sini,” tambah Frans. Begitu juga dengan pengunjung lain yang kebanyakan mahasiswa.

Sheila Aprilaura, siswa SMA Harapan-1 tampak menikmati kunjungannya ke acara Bunkasai ini. Meskipun Ia tidak setiap tahunnya berkesempatan hadir menurutnya acara tahun ini lebih meriah daripada yang sebelum-sebelumnya. “Lebih menarik juga kegiatannya,” sahutnya. Sheila dan beberapa teman dari sekolahnya juga turut serta dalam perlombaan Taikai (Kuis Bahasa Jepang), dan menurutnya tahun depan dia masih ingin berpartisipasi di dalamnya.

Frans juga menambahkan pengunjung akan semakin bertambah saat perlombaan

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).